Selimut Surga di KAWAH PUTIH Bandung

kawah-putih1Bandung, sebuah kota yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Kota yang terkenal dengan sejarah ” Bandung Lautan Api” ataupun terkenal dengan julukannya sebagai “Kota Kembang” bahkan karena keindahannya bandung juga di juluki “Paris Van Java” oleh sebagian wisatawan baik domestik maupun mancanegara.  setiap hari libur atau weekend Bandung nyaris selalu  macet. Selain wisata belanjanya yang terkenal, tahukah anda bahwa di Bandung ( tepatnya bandung selatan ) terdapat sebuah tempat wisata alam yang sangat menakjubkan dan mempesona,yakni Kawah Putih gunung Patuha. Kawah Putih terletak di Kecamatan Ciwidey, kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Jarak dari Kota Bandung, sekitar 46 km, bila dari Soreang berjarak 35 km. Dari pintu masuk hingga ke kawah jaraknya sekitar 5 km atau bisa ditempuh sekitar 20 menit dengan kendaraan.Jika anda berasal dari luar kota, keluar di Tol Kopo dan lanjutkan menuju ibukota kabupaten Bandung, Soreang. Dari sana tingal mengikuti petunjuk jalan yang ada. Sepanjang perjalanan pemandangan perkebunan teh akan memikat anda.

Alam pemandangan di sekitar Kawah Putih cukup indah, dengan air danau berwarna putih kehijauan, sangat kontras dengan batu kapur putih yang mengitari danau tersebut. Di sebelah utara danau berdiri tegak tebing batu kapur berwarna kelabu yang ditumbuhi lumut dan berbagai tumbuhan lainnya. Setelah memasuki area kawah putih Anda pasti akan terpesona begitu melihat dan menyaksikan sendiri bagaimana indahnya genangan air yang berwarna putih disertai asap yang berada diatasnya.

kawah putih 4Warna  danau kawah putih tidak selalu berwarna putih, warna putih kawah merupakan warna yang paling sering ditemui saat berkunjung, terkadang air berwarna hijau apel dan kebiru-biruan, bila terdapat sinar matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu, mengingatkan saya dengan kondisi di Telaga Warna Dieng yang juga warna airnya berubah-ubah. Pada bulan Juli sampai Agustus temperature bisa turun serendah 10°Celcius pada siang hari dan 5°Celcius pada malam hari.

Kawah Putih adalah  danau kawah dari  Gunung  Patuha yang memiliki ketinggian 2.434m diatas permukaan laut. Gunung Patuha konon berasal dari nama Pak Tua atau “Patua”. Masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Gunung Sepuh. Dahulu masyarakat setempat menganggap kawasan Gunung Patuha dan Kawah Putih ini sebagai daerah yang angker, tidak seorang pun yang berani menjamah atau menuju ke sana. Konon karena angkernya, burung pun yang terbang melintas di atas kawah akan mati. Di sekitar kawasan Kawah Putih terdapat beberapa makam leluhur, antara lain makam Eyang Jaga Satru, Eyang Rongga Sadena, Eyang Camat, Eyang Ngabai, Eyang Barabak, Eyang Baskom, dan Eyang Jambrong. Salah satu puncak tertinggi Gunung Patuha yakni Puncak Kapuk, konon merupakan tempat pertemuan para leluhur yang dipimpin oleh Eyang Jaga Satru. Konon, di tempat ini terkadang secara gaib terlihat sekumpulan domba berbulu putih yang oleh masyarakat disebut domba lukutan.

Sejarah Kawah berawal dari tahun 1837, saat seorang Belanda peranakan Jerman bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn (1809-1864) mengadakan perjalanan ke daerah Bandung Selatan. Ketika sampai di kawasan tersebut, Junghuhn merasakan suasana yang sangat sunyi dan sepi, tak seekor binatangpun yang melintasi daerah itu. Ia kemudian menanyakan masalah ini kepada masyarakat setempat, dan menurut masyarakat; kawasan Gunung Patuha sangat angker karena merupakan tempat bersemayamnya arwah para leluhur serta merupakan pusat kerajaan bangsa jin. Karenanya bila ada burung yang lancang berani terbang di atas kawasan tersebut, akan jatuh dan mati. Meskipun demikian, orang Belanda yang satu ini tidak begitu percaya akan ucapan masyarakat. Ia kemudian melanjutkan perjalanannya menembus hutan belantara di gunung itu untuk membuktikan kejadian apa yang sebenarnya terjadi di kawasan tersebut. Namun sebelum sampai di puncak gunung, Junghuhn tertegun menyaksikan pesona alam yang begitu indah di hadapannya, dimana terhampar sebuah danau yang cukup luas dengan air berwarna putih kehijauan. Dari dalam danau itu keluar semburan lava serta bau belerang yang menusuk hidung. Dan terjawablah sudah mengapa burung-burung tidak mau terbang melintasi kawasan tersebut.

kawah putih3Kawah Putih memang menakjubkan, baik dari sosok penampilannya, maupun dari aspek kelestarian lingkungannya. Cekungan seluas 25 hektar itu berair keputih-putihan. Air danau kawahnya selalu berubah-ubah warna. Terkadang berwarna hijau apel dan kebiru-biruan, bila terik matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu, kuning terang dan yang paling sering dijumpai adalah berwarna putih disertai kabut tebal di atas permukaan kawah. Bahkan, tatkala sore hari, air danau kawah pun, tiba-tiba pasang surut. Selain permukaan kawah yang berwarna putih, pasir dan bebatuan di sekitarnya pun didominasi warna putih. Bila malam hari berkunjung ke Kawah Putih, keajaiban alam pun akan terjadi. Sekitar pukul 21.00 WIB, saat langit cerah dengan disinari bintang-bintang, dari danau kawah putih terlihat pancaran cahaya terang kehijau-hijauan menghiasi kawah. Kemudian, dari bias cahaya berwarna hijau itu, membentuk sebuah lingkaran yang mampu menerangi seluruh lokasi kawah. Benar-benar menakjubkan untuk dilihat.

kawah putih2Keindahan kawah putih memang sangat mempesona dengan selimut kabut putih belerang diatas danau kawah, hamparan pasir putih yang membentang   dan bukit dengan pohon-pohonya yang rata-rata sudah tidak berdaun lagi seakan memberikan nuansa yang berbeda sekali, nuansa surgawi negeri di atas awan.Franz Wilhem Junghuhn kini sudah lama tiada, namun penemunya yang dikenal dengan nama Kawah Putih masih tetap anggun mempesona sampai saat ini

This entry was posted in HIGHLANDS, LAKE and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to Selimut Surga di KAWAH PUTIH Bandung

  1. muantab dech pokoknya…….

  2. keren abissss kawah putih itu (Y)

  3. indah banget pemandangan di kawah putih itu😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s