GOA CERME

0910_sbkp_01_z+2010_honda_vfr120f+Goa Cerme merupakan goa peninggalan sejarah yang terletak dan menghubungkan dua kabupaten di Yogyakarta. Pintu  masuk berada di wilayah kabupaten Bantul, sedang pintu keluarnya termasuk wilayah kabupaten Gunungkidul. Pintu masuk goa terletak di dusun Srunggo, Selopamioro, Imogiri, Bantul, sekitar 20 km ke arah selatan Yogyakarta. Panjang goa mencapai 1,5 km yang tembus hingga sendang di desa Ploso, Giritirto, Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

Untuk mencapai depan gerbang Goa, pengunjung harus mendaki bukit dengan menaiki sekitar 759 anak tangga. Pada malam hari pemandangan kota di sebelah utara terlihat indah dengan gemerlap lampu. Dikelilingi oleh pepohonan yang tinggi, Goa Cerme tampak asri. Di sekitar Goa Cerme terdapat beberapa goa lain yang lebih kecil seperti goa Dalang, goa Ledek, goa Badut dan goa Kaum yang banyak digunakan orang untuk bersemedi.

Walisongo Mengadakan Pertemuan di Goa Cerme

goa-cermeGoa Cerme memiliki sejarah panjang. Konon, Cerme berasal dari kata “ceramah” yang mengisyaratkan pembicaraan yang dilakukan Walisongo. Goa Cerme dulunya digunakan oleh para Walisongo untuk menyebarkan agama Islam  di Jawa.  Sebagaimana diketahui, Walisongo adalah penyebar ajaran Islam di wilayah Jawa yang banyak mengadakan perjalanan dakwah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

pesona-goa-cermai-600x330Dalam salah satu perjalanan ke berbagai daerah untuk menyebarkan Islam, mereka menemukan sebuah goa yang dianggap nyaman untuk tempat pertemuan. Sejak itulah goa Cerme digunakan sebagai salah satu lokasi pertemuan para Walisongo untuk membahas berbagai rencana mengembangkan Islam, di antaranya adalah rencana mendirikan Masjid Agung Demak.

Ekspedisi Eksotis di Kegelapan Goa

IMG_2882Untuk menelusuri goa dari ujung hingga ke ujung berikutnya, para pengunjung harus rela terendam air, karena semua bagian dalam goa tergenang air, dengan rata-rata kedalaman air 0,5 hingga 1,5 meter. Namun di beberapa tempat, atap goa sedemikian dekatnya dengan permukaan air sehingga para pengunjung pun harus ekstra hati-hati dalam menyusurinya.

Pada masa penjajahan, konon sungai kecil di dalam Goa Cerme pernah digunakan oleh Belanda untuk mengaktifkan pembangkit tenaga listrik. Bekas-bekasnya pun hingga saat ini masih terlihat.

stalactites-5Goa ini terdiri dari banyak ruangan dengan bentuk yang berbeda-beda. Setiap ruangan memiliki nama sendiri, seperti Panggung Pertemuan, Air Zamzam, Mustoko, Air Suci, Watu Kaji, Pelungguhan atau Paseban, Kahyangan, Grojogan Sewu, Air Penguripan, Gamelan, Watu Gilang, Lumbung Padi, Gedung Sekakap, Kraton, dan Watu Gantung.

Iran Travel Information : Alisadr-cave Travel guideBagian dalam goa tentu saja tidak tersentuh sinar matahari, maka suasananya amat sangat gelap. Jika anda mengenakan pakaian serba putih sekalipun, di dalam goa tidak akan tampak sama sekali. Tanpa bantuan penerangan, anda tidak bisa melihat baju anda sendiri, kendati berwarna putih dan anda dekatkan ke mata anda.

111226033334-goa-cermeDaya tarik utama Goa Cerme adalah keindahan stalagtit  dan stalagmit, adanya sungai bawah tanah dan banyaknya kelelawar di dalam goa. Langit-langit goa rata-rata berketinggian lima mater, sehingga memudahkan anda untuk berjalan menyusuri sepanjang goa.

Goa Cerme termasuk kategori goa yang masih aktif, karena ornamen yang ada di dalam goa akan dan dapat terus berkembang. Ornamen yang terdapat di Goa Cerme cukup lengkap, mulai dari stalaktit, stalakmit, gourdam, gordin, flowstone, canopy dan beragam keindahan alam dunia bawah tanah yang selalu dijanjikan goa.

Saran untuk Para Pengunjung

Jika anda belum pernah menyusuri Goa Cerme, ada baiknya memperhatikan beberapa saran dan petunjuk teknis berikut ini.

1. Siapkan fisik dan mental

Seperti telah disampaikan, semua bagian goa digenangi oleh aliran air dengan kedalaman berkisar 0,5 hingga 1,5 meter. Artinya, anda akan melakukan ekspedisi yang “basah dan kotor”, jangan membayangkan seperti menonton film di gedung bioskop ber-AC yang bersih dan terang. Keluar dari goa, bisa dipastikan seluruh pakaian anda akan basah dan mungkin saja kotor karena gesekan dengan dinding goa dan bebatuan alam.

Panjang goa dari pintu masuk hingga pintu keluarnya sekitar 1,5 km, artinya perjalanan anda cukup jauh dan melelahkan. Jadi, siapkan fisik dan mental sebelum anda memutuskan untuk menyusuri goa Cerme, karena kondisi dalam goa yang gelap, digenangi air dan cukup panjang perjalanan.

2. Gunakan jasa penunjuk jalan

Karena banyaknya persimpangan dan lorong di dalam goa yang dapat menyesatkan, para pengunjung sebaiknya ditemani oleh seorang penunjuk jalan yang telah biasa menelusurinya agar aman. Jangan sampai anda tersesat dan tak dapat mencapai pintu keluar goa. Bukan hanya itu, namun penunjuk jalan sudah hafal detail-detail kondisi goa, sehingga bisa memberi saran kepada anda dalam menyusuri bagian-bagian tertentu yang agak rumit. Misalnya, di suatu pintu goa yang agak sempit dan kedalaman air lebih curam, maka mereka akan memberi petunjuk bagaimana cara melewatinya yang aman.

Namun jangan khawatir. Di sekitar pintu masuk goa, banyak masyarakat yang menawarkan jasa untuk menjadi penunjuk jalan, juga menyewakan alat-alat penerangan. Jadi anda tidak akan kesulitan mencari penunjuk jalan ini.

3. Bawa alat penerangan

Kondisi goa sangat gelap, maka anda harus membawa alat-alat penerangan agar bisa menikmati keindahan bagian dalam goa. Senter, obor, petromaks atau penerangan lain harus dibawa. Namun jika tidak sempat membawa, di sekitar pintu masuk goa, banyak masyarakat yang menawarkan jasa menyewakan alat-alat penerangan. Jadi anda tidak akan kesulitan mencari alat penerangan.

4. Jangan panik

Di dalam goa, kadang dijumpai bagian yang agak rumit. Misalnya saat melewati tempat dimana jarak antara atap goa dengan permukaan air tampak sangat pendek, anda tidak perlu panik. Goa ini cukup aman untuk dilewati para pengunjung pemula, karena setiap hari telah banyak disusuri pengunjung. Peran penunjuk jalan menjadi lebih dirasakan saat menyusuri bagian yang agak rumit ini.

5. Nikmati bagian demi bagian ruangannya

Jangan tergesa-gesa berjalan hingga mencapai pintu keluar. Pelan-pelan saja, santai, agar anda bisa menikmati bagian demi bagian yang ada dalam sepanjang goa tersebut. Untuk itu anda perlu menyediakan waktu yang cukup agar bisa puas menikmati suasana eksotis di kegelapan goa, dan tidak tergesa-gesa.

6. Khusus remaja dan dewasa

Goa ini adalah rekreasi petualangan, jadi tidak cocok membawa anak-anak kecil usia TK. Kalaupun rekreasi keluarga membawa anak-anak kecil, maka cukup menikmati pemandangan dari luar saja, karena alam sekitar sangat indah. Anak-anak kecil tidak layak diajak ikut masuk karena tidak ramah untuk anak-anak kecil. Untuk remaja usia SMP ke atas, rekreasi petualangan di Goa Cerme cukup menantang.

 Sumber: http://id.wikipedia.org, http://wisata.kompasiana.com

About these ads
This entry was posted in ADVENTURE, CAVES AND RIVERS and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s